Pada hari Kamis 13 Februari 2020, Gunung Merapi kembali meletus. Berdasarkan laporan petugas, erupsi tersebut mencapai 2.000 meter dan menyebabkan hujan abu tipis hingga radius 10 kilometer. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta menyatakan bahwa status Gunung Merap pasca erupsi memasuki level II atau waspada. Namun, erupsi ini skalanya masih terbilang kecil. Walaupun demikian, erupsi Gunung Merapi tetap meninggalkan abu vulkanik yang harus dibersihka dengan hati-hati. Bagaimana caranya?

Jika mobil yang terkena abu vulkanik, cara membersihkannya adalah dengan segera menyiram seluruh badan mobil dengan air bertekanan tinggi supaya debu vulkanik luruh dan terlepas dari permukaan, lakukan hingga debu tidak terlihat menempel di permukaan mobil. Jangan menggosok badan mobil jika masih terdapat abu vulkanik karena hal tersebut dapat menggesek badan mobil dan menyebabkan mobil menjadi lecet. Setelah semua abu vulkanik sudah tersiram dari badan mobil, mulailah mencuci mobil seperti biasa.

Selanjutnya, jika yang terkena abu vulkanik adalah rumah, hal pertama yang harus dilakukan sebelum mulai membersihkannya adalah dengan menggunakan masker dan kacamata. Abu vulkanik dapat terhirup atau masuk ke mata, maka dari itu lindungi dahulu diri Anda sebelum mulai membersihkan rumah.

1.      Siapkan Karung/Kantong

Jika di sekitar rumah terdapat abu vulkanik yang menumpuk, Anda dapat memulai dengan memasukkan abu tersebut kedalam karung dengan menggunakan sekop.

2.      Pel Lantai Rumah

Sama seperti badan mobil, menggosok lantai rumah yang masih terdapat abu vulkanik juga dapat menggores lantai. Pel terlebih dahulu lantai rumah dengan kain basah, setelah mengering barulah Anda dapat menyapu lantai rumah jika dirasa masih kurang bersih.

3.      Ganti Pakaian

Setelah selesai membersihkan rumah, jangan lupa untuk mengganti pakaian Anda karena abu vulkanik yang menempel dapat berjatuhan di lantai dan membuat rumah menjadi kotor kembali.