Dalam waktu sepekan ini virus corona menjadi pemberitaan hangat di media berita internasional. Layaknya virus yang pasti akan menyebar dengan cepat, menurut website gisanddata.maps.arcgis.com hingga artikel ini ditulis tercatat virus corona sudah tersebar ke 27 negara berbeda. Total hampir 12.000 kasus meliputi China (11.860), Thailand (19), Singapura (18), Jepang (17), Hong Kong (13), Australia (12), Korea Selatan (120), Taiwan (10), Malaysia (8), Jerman, Macau, Amerika Serikat (7), Perancis , Vietnam (6), Kanada, Arab Saudi (4), Italia, Rusia, Britania Raya (2), dan Kamboja, Finlandia, India, Nepal, Filipina, Spanyol, Sri Lanka, Swedia masing-masing 1 kasus.

Masih belum diketahui berawal dari mana virus bisa menyebar dengan cepat ke berbagai penjuru dunia. Awal mula virus ini muncul dikabarkan di Wuhan, China tepatnya di sekitar pasar makanan laut Huanan. Dikabarkan bahwa virus ini berasal dari hewan yang tak seharusnya dijual umum seperti tikus, serigala, rubah, buaya, salamander, unta, ular, landak dan kelelawar. Orang-orang yang terjangkit virus corona berasal dari mereka yang makan di pasar makanan tersebut. Binatang tersebut merupakan spesies yang masuk ke dalam Server Acute Respiratory Syndrome (SARS).

Awal Mula Virus Corona

Kasusnya mirip seperti SARS pada sekitaran tahun 2002-2003 yang telah menewaskan lebih dari 700 orang dan 8.000 lebih orang terjangkit virus SARS. Virus yang diberi nama Novel 201 Coronavirus (2019-nCoV) ini berasal dari jenis virus corona sebelumnya yang bermula hanya bisa menjangkit hewan-hewan. Lambat laun virus corona berevolusi dan bisa menjangkit tubuh manusia.

Gejala yang bisa diketahui apabila terjangkit virus corona mirip seperti orang yang terkena demam. Mulai dari flu, batuk, sakit tenggorokan, sakit kepala, dan panas demam. Dapat diidentifikasinya orang yang terjangkit virus corona, jika virus ini sudah melewati masa inkubasi tubuh selama 14 hari. Orang-orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, biasanya akan mengalami penyakit saluran pernapasan, penyakit serius lainnya seperti pneumonia dan bronkitis. Lebih parahnya lagi jika tidak ditangani lebih lanjut bisa menyebabkan kematian bagi si penderitanya.

Penyebaran dan Pencegahan Virus

Menurut laporan Al-Jazeera penyebaran virus ini melalui batuk, bersin, dan menyentuh orang yang terinfeksi virus corona. Cara pencegahan agar terhindar dari virus corona dengan menggunakan pelindung masker, bahkan pemerintah di China menerapkan denda bagi warganya yang tidak mengenakan pelindung masker. Selain mengenakan pelindung masker, biasakan sebelum atau sesudah makan selalu mencuci tangan dengan sabun.