Yoobro & Yoosis ngerasa ga sih kalo cuaca akhir-akhir ini tuh panas banget? Panas-panas gini jadi pingin pasang AC deh rasanya! Eh tapi tau ga, selain air conditioner ternyata ada air cooler juga lho! Wah jadi bingung deh mau pasang yang mana. Eh tapi emangnya Yoobro & Yoosis udah tau bedanya air conditioner dan air cooler? Kalau belum, yuk cari tau!

Nah jadi, air conditioner menggunakan kompressor dan refrigeran untuk menghasilkan udara dingin, sedangkan air cooler menggunakan air untuk mengeluarkan udara sejuk. Air conditioner memberikan udara dingin, temperaturnya pun dapat disesuaikan, berbeda dengan air cooler yang tidak dapat memberikan udara dingin, namun hanya sejuk. Temperatur air cooler juga tidak dapat diubah. Sesuai dengan namanya, air conditioner menurunkan kelembaban udara, sedangkan air cooler meningkatkan kelembaban udara.

Perbedaan yang cukup signifikan adalah, air conditioner akan bekerja optimal saat jendela, pintu, dan ventilasi udara ditutup, namun air conditioner justru memerlukan ventilasi udara untuk memberikan penyejukan optimal. Beberapa orang juga lebih memilih air cooler daripada air conditioner karena air cooler lebih hemat listrik. Daya yang diperlukan air cooler berkisar antara  7.4-250 Watts, sedangkan daya yang diperlukan air conditioner berkisar antara 400-1.100 Watts. Alasan lain orang lebih memilih air cooler adalah karena air cooler lebih ramah lingkungan. Penyejukan udara yang dihasilkan oleh air cooler terjadi karena proses penguapan air, sedangkan air condtioner menggunakan refrigeran yang berpotensi merusak ozon. Selain itu, tidak seperti air conditioner, perawatan air cooler jauh lebih mudah karena dapat dibersihkan sendiri. Karena ukurannya yang  lebih kecil, air cooler juga dapat dipindahkan dengan mudah.

Setelah mengetahui perbedaannya, kalian pilih yang mana nih? Air conditioner atau air cooler?